KUAT MENJERAT

kokohnya sekuat tekad
memberi rasa menguat menjerat

Minggu, 31 Maret 2019

# The Real Idol



Siapa manusia yang menjadi favoritmu?
Siapa manusia yang paling dicintaimu ?
Siapa manusia yang paling dikagumimu ?
Tentunya setiap kita akan memiliki orang-orang yang menjadi favorit dalam hidup, menjadi kiblat dalam setiap tingkahnya, menjadi panutan cara hidupnya, menjadi acuan akhlak dan sopa santunnya.

Lalu siapa the real idol kita ?
Adakah Rasulullah kita tercinta sebagai tokoh favorit kita? sayang sekali kalau tidak.
Karena mengidolakan, menfavoritkannya merupakan kuwajiban untuk kita, dan juga menfollow (mengikuti) segala bentuk kesemuannya yang wajib diteladani adala bukti ngefansnya kita dengannya. 
Rasulullah SAW, diutus untuk menebar risalah keislaman dan sekaligus sebagai rahmatan lilalamiin (rahmat bagi seluruh alam) yang terdapat di dalam diri beliau penuh dengan nilai-nilai kebaikan dan contoh teladan utama. 
Bahkan coba bayangkan, sejak muda saat belum diangkat menjadi rasulullah, semua orang qurais menjuluki beliau sebagai “Al-amin” beliau manusia yang paling jujur dan sangat dapat dipercaya.


Dikuatkan juga oleh firman Allah [QS : Al- Ahzab – 21]
“ Demi sesungguhnya, adalah bagi kamu pada diri rasulullah itu contoh ikutan baik, yaitu bagi orang yang senantiasa mengharapkan (keridhoan) Allah dan (balasan baik) hari akhirat ”

Kehidupan dan pribadi beliau yang baik itu dijadikan Allah sebagai pola kehidupan yang harus ditiru oleh setiap manusia. Karenanya, keseluruhan perilaku hidup beliau merupakan contoh teladan bagi umat manusia. Dan Rasulullah dihadirkan perantara Allah untuk menurunkan Al-quran untuk disebarkan diseluruh dunia dan ar-risalah sebagai penuntun manusia menuju jalan yang lurus yang bernilai mulai yang diridhoi Allah. 
Yang kehidupannya merupakan wujud citra paling tinggi dalam seluruh aspek kehidupan manusia, tutur kata bahasanya yang merupakan puncak segala budi bahasa, yang risalahnya adalah ujung sega cita-cita yang mulia (Syurga Allah) untuk diraihnya.
Untuk itu, kita sebagai penge like serta pe follow setia beliau, wajib untuk meniru dan melakukannya dikehidupan sehari-hari hingga kita menjadi insan kamil.
Dan bagi siapa yang tidak ingin meniru pribadi mulia tersebut, jangan pernah sekalipun berhadap memeroleh kebahagiaan.

jadi, masih mikir – mikir tak menfavoritkan beliau ?


Tidak ada komentar:

Posting Komentar