KUAT MENJERAT

kokohnya sekuat tekad
memberi rasa menguat menjerat

Kamis, 31 Januari 2019

" Niat, Fikir, Bicara, Perilaku Orang Beriman "



Bagi orang yang beriman, tidak ada sesuatupun yang lebih dirindukan hanyalah keridhoan Allah dan cinta-Nya
Saat semua telah terkendali oleh nikmatnya iman dalam setiap langkah, buah fikiran, bicara dan perilaku yang terniatkan dalam wujud aktivitas keseharian akan berbuah nilai-nilai kebaikan oleh-Nya.
Karena orang beriman dalam mengatur seluruh hidupnya sesuai dengan aturan Al-quran dan juga sekuat tenaga berjuang gigih untuk melaksanakan dengan begitu kehati-hatian. Bahkan coba bayangkan, setiap pagi hari sampai tidur kembali hanyak memiliki niat, bicara, berperilaku berdasar nilai-nilai Al-quran.
Niat yang selalu baik
Tutur kata yang selalu baik
Akhlak turut budi lakunya yang senantiasa juga baik olehnya, akan tercermin pada bagaimana ia memandang hidup, hidup sekarang dan hidup setelah mati dengan baik.

“Karena berimannya orang beriman akan melaksanakan secara totalitas penuh ikhlas untuk cinta dan ridho-Nya “

Perlu kita contoh dan ketahui sebagai sebuah rahasia dan berita gembira bagi orang beriman dengan sebaik-baiknya iman.
Allah Azzawajallah mengungkapkan dalam Al-quran [Q:S At-Taubah 99],  bahwa apa yang bibelanjakan akan menjadi cara untuk mencapai kedekatan dengan-Nya. degan demikian bagi orang yang beriman memberikan apa yang dicintai dan melebihi keperluan kepda orang-orang yang miskin tidaklah sulit, tetapi merupakan kesempatan berharga untuk mebuktikan bahwa ia adalah orang yang taat dan cinta kepada Allah.
Oleh karena itu, alangkah mulianya kita dari remaja telah mengerti dan mengetahui, bahwa jika niat, fikiran, bicara dab perilaku yang kita lakuakn dengan baik dan bernilai isitimewa diwajah Allah, tetntunya kita kan dijadikan hamba yang istimewa dimatan-Nya.

Catatan :
Niatkan yang baik
Bicara yang baik
Berperilaku dan berakhlak yang baik
Baikin aja :D

Rabu, 30 Januari 2019

" Sang Bijaksana "



Pernahkan kita merasa dekapan mesra penuh kasih sayang, kecupan lembut penuh cinta, menimang penuh mesra, bersahaja tanpa pamrih yang diberikan terbaik untuk kita.
Pernah kita merasakan kasih sayang yang tiada taranya, mendekap saat rasa dingin menyengat, meneduhkan saat hujan dan panas menyapa. Sampai kapanpu kita pasti merasakan kasih sayang dari sang bijaksana yang begitu sangat luar biasa besarnya.
Coba lihat, anak - anak yang dididik dan dibesarkan dengan penuh cinta dan kasih sayang serta patokan agama yang menguatkannya, maka akan terhadirkan ia sebagai anak yang sholeh / pun sholehah, berakhlak, beradab serta cerdas dalam fikir dan jiwa, dan coba kita lihat sebaliknya, jika anak-anak yang dididik dan dibesarkan tak ada rasa kasih sayang dan bahkan naungan agama juga tak diberikannya, maka ia akan menjadi anak yang lalai dan juga berhati keras adanya.
Karena jika rasa cinta dan sayang dari sang bijaksana ada untuk kita, betapa begitu gembiranya hati dan indahnya jiwa kita
Horizontal Scroll: “ Karena dengan kasih sayang sedih menjadi semangat
Karena dengan kasih sayang dingin menjadi hanyat
Karena dengan kasih sayang lemah menjadi kuat “
Sang bijaksana yang memiliki rasa kasih sayang kepada anaknya tentunya menjadi seorang teladan dalam keluarga yang menghadirkan suasana indah dalam dada selaras dengan cinta dan agama
Sang bijaksana yang memiliki rasa kasih sayang kepada anaknya tentunya akan membentuk nilai akhlak yang baik dalam didikan perilaku nya
Kita sebagai anak yang dibesarkan dengan rasa kasih sayang, cinta dan agama, tentunya akan merasai keindahan itu semua, lembut dalam menegur, sopan dalam berkata, indah dalam bertingkah. dan nantinya kita kelak juga menjadi orang tua kan menjadikan cinta dan kasih sayang tercipta dalam keluarga dengan kokohnya agama didalamnya.
Nabi muhammad bersabda :
“ orang - orang yang berkasih sayang memperoleh kasih sayang Allah SWT. Sayangilah yang ada dibumi maka kalian pasti memperoleh kasih sayang dari yang dilangit. Kekerabatan yang erat kaitanya dengan kata rohmat (belas kasih) yang berasal dari Allah. Barang siapa ,menajaga hubungan kekerabatan ia akan dijaga hubungannya dengan Allah, dan barang siapa yang memtuskan hubungan kekerabatan, ia akan diputuskan hubungan dengan Allah ”
Sang bijaksana yang sekarang menghadir tentunya menjadi anugrah terindah yang kini kita miliki, berbaiklah, bertaatlah saat segala yang dididiknya bernilai kebaikan dunia dan akhirat untuk kita. Contohlah, ikutilah, baktilah, taatilah kepada beliau sang bijaksana (kedua orang tua) kita.
Horizontal Scroll: “ Sayangilah yang ada dibumi maka,  kita pasti memperoleh kasih sayang yang ada dilangit ”


# Cinta Kasih tanpa batas

Ibu,
Ibu engkau begitu berharganya bagi diri
Cinta yang terhampar  luas engkau telah berikan kepada diri
Engkau mengandung diri dengan sabarnya
Engkau lahirkan dan besarkan diri dengan kasih sayang seutuhnya

Bapak,
Engkau beri pelajaran hidup seorang laki laki
Engkau ajarkan disiplin diri dalam menyikapi hidup ini
Engkau pun juga sangat mencintaiku dengan sepenuh hati

Diri ingat betul senyummu (orang tuaku) dalam bersabar saat diri sering salah
Diri ingat selalu rasa cinta kasih mu (orang tuaku) yang besar diberikan kepada diri

Diri berjanji,
Untuk membahagiakanmu (orang tuaku)
Diri kan memperbaiki diri untuk menjadikan setiap amal diri yang diri lakukan sebagai juga amal - amalmu (orang tuaku)
Setiap diri membaca Al-Quran dan setiap aqlak amal akan diri persembahkan kepada engkau (orang tuaku)
Dan yakinlah, sungguh diri ini mencintai mu (orang tuaku)

" Berpasangan dan menyempurnakan "

Allah menciptakan lelaki dan perempuan pun berbeda
Dengan fisik, karakter  yang berbeda
Bahkan secara sifatpun juga berbeda

Namun, perbedaan kan membuat saling menguatkan
Perbedaan kan membuat saling membutuhkan
Sehingga IA menjadikannya saling berpasangan dan menyempurnakan