KUAT MENJERAT

kokohnya sekuat tekad
memberi rasa menguat menjerat

Sabtu, 30 Maret 2019

# Generasi Ulul Albab


     
Apa itu ulul albab ?
Ulul albab, adalah mereka orang-orang yang beriman dengan kesungguhan dalam hidup berdasarkan ajaran al-quran. disetiap hari, saat kita merasakan akan keberadaan Allah, untuk itulah yang menuntun hidup dalam hidayah yang juga  menuntun pada jalan iman.
Sesaat kita merasakan nikmat dipagi hari, saat membuka mata dalam menjalankan aktifitas yang itu merupakan salah satu nikmat Allah, yang menuntun kepada iman dan tentunya perlu disyukuri atasnya. yang Ia terbangun dari tidur panjangnya, jiwanya terpisah menguak cerita dengan mimpi indahnya, dan terbangun dengan tersatukannya antara jiwa dan raga kembali untuk bersyukur kepada-Nya.

Dalam firman-Nya didalam [Ali Imran: 190-191]: “Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi Ulil Albab. (Yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka". 

Tentunya, orang yang beriman, berakal dan berilmu yang senantiasanya untuk merenungi atas segala nikmat yang diberikan-Nya akan selalu memulai hari barunya dengan memikirkan dan berterima kasih kepada Allah semata. Karena cinta dan kasih sayang-Nya, ia akan menghargai harinya sebagai sebuah kesempatan  yang diberikan untuk meraih ridho dalam mengukir cerita dalam perjalanan yang akan ditempuh untuk mendekatkan kepada syurga-Nya.

Sehingga kapasitas kita menjadi seorang hamba yang mengingini sebagai predikat “ulul albab” tentunya harus di melaksanakan dengan sebaik – baiknya iman dalam mencintai-Nya, menyayangi-Nya dengan wujud taat dan patuh serta pasrah atas segala ketentuan- ketentuan-Nya. 

 “ Ia yang sungguh beriman, akan bertindak, berakhlak atas dasar Allah mengawasi setiap gerak langkah disetiap detik-Nya “.

Seorang hamba yang secara tulus mengarahkan pikiran kepada Allah akan selalu dituntun melihat kenikmatan – kenikmatan yang telah diberikan, sehingga dengan seksama ia akan merenungkan nikmat Allah yang telah diterimanya dan ia akan mengerti tidak ada yang lain selain Allah yang berkuasa dan yang memberi segala kenikmatan – kenikmatan atas-Nya.

“ 24 jam berhidup, bernafas dengan segala konsekuensi dan pengawasan Allah, akan membuat kita berbuat, bertindak, berperiaku dengan bijak “

Jadilah yang itu “Generasi ulul albab”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar