KUAT MENJERAT
kokohnya sekuat tekad
memberi rasa menguat menjerat
Sabtu, 24 September 2016
# Sejuk merangkul
Pagi sejuk terhadir dengan kehendakNya
Menghiasi rasa dalam
hati dengan anggunya
Membersamai setiap tapak dalam harinya
Genggam hati erat
dalam taqwa kepadaNya
Senyum sapa hadir dihati untuk hari ini
Sejuk sekali hari ini
Membawa angin dingin yang menusuk sampai ke hati
Bersama penenang
yang indahnya sealalu dihati
Pagi yang menyapa dengan keridhoan hati
Menguntai doa untuk kebaikan hidup ini
Terucap dengan hati yang ikhlas mengapdi
Memuji Dipagi ini
Bersama sejuk
merangkul
Selasa, 20 September 2016
# Sang Juara
Usaplah keringat yang menetes membasahi diri
Angkatlah keatas dagu yang tertunduk layu
Bangunkan semangat juang hingga membara
Yakinlah, pastikan
inilah puncak segalanya
berbanggalah karena kita
adalah
“Sang juara”
Janganlah menyerah, berbanggalah
Karena kita.....
Adalah :
“Sang juara”
Kamis, 15 September 2016
# Indahnya Melingkar sore ini
Senang hati bertemu sang penguat hati
Dilingkaran ini sama untuk penguatan hati
Menambah keimanan pada hati dengan kerabat sejati
Semua ini adalah Wasilah
Sarana untuk menjadikan wadah solusi hati
Menjadikan tempat pemantik hati
Untuk tetap tumbuh berkembang bersama sang pemilik hati
Kokohkan hati kami
Untuk menyelami sanubari
Menjadi lapang hati dengan sang pemilik hati
Menyatu berhati dalam menggapai ridho illahi
Indahkan …:D
Rabu, 14 September 2016
# Hatur
Dalam
sejenak hati bercengkrama
Meluap luap
membahagia terasa
Keindahan melingkupi
rasa nyaman bersua
Dalam sejenak
hatur cinta dalam taqwa
Hati mendekap
hangat hadirkan ini
Jiwa bertatih
rasa untuk selalu mengindahi
Dalam rasa
serasa sama menghinggapi
Dalam cinta
mencinta rasa dilubuk hati
Dalam segala
terasa membahagia
Dalam seluas
cinta menghiasi rasa
Ingini selalu indahnya ddalam taqwa
Senin, 12 September 2016
# Bersama ?
Bagaimana caranya menjelaskan ini semua
Rindu kepada seseorang yang entah siapa dan dimana
Untukmu yang jauh disana, terkadang mata ini iri kepada hati,
Karena kau ada dihatiku namun tak tampak dimataku
Aku tidak memiliki alasan pasti mengapa sampai saat ini masih ingin
menunggumu
Mesti kau tak pernah meminta untuk ditunggu
Hati ini meyakini bahwa kau ada, mesti entah dibelahan bumi yang mana
Yang pasti, aku kan menyempurnakan hidupmu, denganmu disini, disisiku
Maka, saat hatiku telah mengenal fitrahnya
Aku akan mencintaimu dengan cara yang dicintai Rabb kita
Sekalipun kita belum pernah berjumpa
Mungkin sekarang kita tengah melihat langit yang sama
Tersenyum menatap rembulan yang sama
Disanalah tatapanku dan tatapanmu kan berjumpa
Sabtu, 10 September 2016
# Sang Maha
Seiiring waktu berlalu
Tangis tawa dinafasku
Hitam putih dihidupku
Dan segala Jalan ditakdirku
Tiada satu tersembunyi
Tiada satupun terlupa
Engkaulah yang menjadi saksinya
Engkau yang maha melihat
Engkau yang maha mendengar
Engkau yang berhak atas segalanya
Andai bisa ku mengulang
Waktu yang terbuang sia sia
Engkau yang maha pemberi maaf
Padamu selaluku bertasbih
Memohon ampun
Atas segala khilafku
Jumat, 09 September 2016
# Ber tatap dengan ka’bah
Tertalut dalam sebuah
kisah
Yang teriring dalam
sebuah cerita
Menghadir dalam
keindahan rasa
Tumpah ruah dalam
naungan cinta
Kerinduan yang hinggap
menyapa
Inginkan jiwa menatap
dengannya
Bersama romantisme
keindahhan menyata
Temukanlah diri ini
dengannya
Dengan nama-Mu ya Rabbi
Naungkanlah rahman dan
rahim-Mu
Yang nikmat terasa
maknanya sepanjang masa
Dengan nama-Mu ya Rabbi
Diri ini untuk memenuhi
panggilan-Mu
Serta memenuhi
panggilan jiwa ini
Ber tatap dengan
ka’bah-Mu
Kamis, 08 September 2016
# Guruku
“ Digugu lan ditiru “
Kagum ku kepadamu
Sudah tertaut berapa tahun
Engkau dulu hadir pertama kali di sekolahku
Membawa motor secoter kodok merwarna merah
Dengan julukan khas
kami memangilmu “Bu Bajaj”
Saat sekarang engkau menua dan ku tumbuh dewasa
Engkau masih saja mengenal namaku
“ dika “... ucapnya
Sungguh terkejud, saat nama itu terlontar di hadapanku
Ya bu “ dengan senyum manis ku sapanya juga
Terelihat paras yang dulu cantik sekarang sudah menua
Tapi engkau masih saja ingat namaku
Dengan paras dan suara yang sudah berbeda
Engkau guruku
Patut untuk di gugu lan ditiru
Semoga sehat sesalu Bu... :D
Rabu, 07 September 2016
Terlelah
Letih dalam
rasa menyelimuti kehendak batin
Dilema hati
terkadang juga ikut mengikis rasa menyala
Ingini yang
terbaik dalam pijakan rasa dijiwa
Dalam setiap
denyutan jiwa mengalir bersama taqwa
Senja terkadang bersamai heningnya jiwa
Merasai disetiap
baitnya
Kuharap engkau
baik adanya
Teguh dalam
berpijak bersama-NYA
Biarkan rasa
menjadi rasa
Biarkan gundah
menjadi pelipur lara
Kehendak baik
juga kan menjaga
Karena bersama-Nya
hati tentram adanya
Baru menahu
Merasai dalam
kehendak yang ikut mengadu
Ada dalam dada
yang terasa mempilu
Memerdu bersama
sahutan jiwa mengadu
Yang ada
didalam setiap rasa mensyahdu
Baru menahu,
Tapak yang
merasai dalam keindahan rasa
Berpijak tulus
dan ikhlas bersama sejiwa
Mengingini serasa
yang membersama
Mengikat indah
dan juga penuh mesra adanya
Baru menahu,
Biarlah rasa
itu terus tanpa hentinya
Menghujam menjadi
hujjah dalam jiwa
Tuk membersama
dalam keindahannya
Tuk bersama
dalam ikatan rasa sesama
Senin, 05 September 2016
# Saling berbagi
Indah terasa hati ini saat bisa bersama
Menoreh kebahagiaan dengan mereka yang tak semudah kita
Tersenyum bersama dengan hati yang penuh gembira
Hal yang tak pernah bisa terlupa untuk selamanya
Bulan tampaknya sangatlah terang membersamai kita
Ditambah taburan bintang yang tak mau kalah benerangnya
Menambah kehangatan bercengkrama kita
Seolah, meraka senang melihat kita ikut tersenyum bergembira
Semoga diumur nanti bisa bertatap kembali
Bersama kalian yang luar biasa
Menjalani hidup
penuh syukur apa adanya
Semoga berkah
Bismillah lillah insya allah berkah
Minggu, 04 September 2016
# Sejuk merangkul
Pagi sejuk hadir dalam setiap sapanya
Disini ini dengan tempat sedikit plosok kedalamnya
Hadir untuk menambah insan yang berkaqwa kepada-Nya
Saat adzan subuh seru berkumandang bersahutan bersama
Senyum sapa hadir dihati untuk waktu ini
Sejuk sekali dihati ini
Membawa angin dingin yang menusuk sampai ke hati
Bersama keindahan bintang yang kehadirannya pun akan pergi
Keheninganpun tampaknya hilang saat dengkuran sahut ayam bersiul
Cahaya merah dari timur yang juga tampak menampak
Dibawah langit yang bersujud semua untuk memuji asma-Mu
Dengan kerendahan hati berharap cinta dan kasih-Mu
Pagi yang menyapa dengan keridhoan hati
Menguntai doa untuk kebaikan menatih hidup
Terucap dengan hati yang ikhlas
Dan semua akan teridhoi untuk-Nya
Dipagi ini dengan sejuk yang merangkul
# Wahai diri
Diri ini yang bercermin disini
Melihat wajah yang tak asing untuk diri
Hatinya pun juga mengetahuinya dalam diri
Baik buruk yang ada pada wajah dicermin ini
Kutatap matanya dengan tegas penuh keberanian diri
Pasti bisa untuk merubah diri
Tanpa merubah wajah ini
Akhlaq, percaya diri pasti bisa untuk merubah ini
Wahai diri,
Yakinlah dalam setiap langkah diri
menapak tegap penuh percaya diri
Sapa, taat kepada-Nya dalama hati
Jumat, 02 September 2016
# Cinta Kasih tanpa batas 2
Tapi yakinlah,
Hati ini sungguh mencintai
Doakan anakmu ini dalam memperbaiki diri
Maafkan segala kesalahan
Diri ini kan menjadi anak laki yang baik untuk mu dunia akhirat
“ Dan Rabbmu telah memerintahkan
agar kamu jangan meyembah selain Dia, dan hendaklah kamu berbuat baik kepada
ibu bapak. Jika salah seorang diantara keduanya atau kedua-duanya sampai usia
lanjud dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engEngkau mengatakan
kepada keduanya perkataan “ AH" dan janganlah kamu membentak kesuanya dan
ucapkanlah perkataan yang baik. Dan rendahkanlah dirimu kepada kuduanya dengan
penuh kasih sayang dan ucapkanlah “Wahai Rabbku sayangilah keduanya,
sebagaimana mereka berdua telah medidik aku pada waktu kecil ” (Al-Isra :
23-24)
===================================================
Kamis, 01 September 2016
# Cinta Kasih tanpa batas (1)
Ibu,
Ibu engkau begitu berharganya bagi diri,
Cinta yang ku tumbuhkan hanya sedikit jengkal dengan cinta yang engkau telah berikan kepada diri
Engkau mengandung diri ini dengan sabarnya,
Engkau lahirkan diri ini dengan oprasi sesar yang kala itu engkau ceritakan betapa sakitnya
Dan engkaupun perlihatkan sayatan itu
diperutmu betapa tercengang hati ini yang belum
bisa mencintai seperti besarnya cintamu kepada diri
Bapak,
Engkau beri pelajaran hidup seorang laki laki
Engkau ajarkan disiplin diri dalam menyikapi hidup ini
Engkau pun juga sangat mencintai diri ini
Engkau ajarkan diri ini naik sepeda, merangkai layang layang, dan masih banyak yang telah engkau ajarkan untukku anakmu laki laki satu satunya ini
Ku ingat betul senyummu orang tuaku, dalam bersabar saat diri sering melakukan kesalahan
Ku ingat selalu rasa cinta kasihmu orang tuaku, yang besar engkau berikan
kepada diri ini
bersambung ...
==========================================================
Selasa, 30 Agustus 2016
# Peran ndak kita berangan 2
==========================================================
Seberapa
banyak dosa yang kita buat setiap hari?
Berapa
banyak ibadah yang diterima?
gitu
jaa masih ngeluh
"Aduhh ribet banget sihh"
Masihkah
kita merasa bangga dengan perilaku kita yang semakin terbuai kehidupan dunia?
pilih
saja sih, baik atau buruk ….
Silahkan
'Allah maha melihat '…
Apakah
kita merasa cukup dengan keimanan kita yang begitu lemah?
cukup
kah ?
" tanyakah ke hatimu"
Pernah ndak kita
berangan ?
Yuk
berdoa :
Ampuni kami Yaa
Allah..
Sungguh Engkau
Maha Pengampun dan Engkau senang mengampuni hamba-hamba-Mu yang bertaubat..
End
---
Senin, 29 Agustus 2016
# Perah ndak kita berangan (1)
Berapa banyak nikmat Allah yang diberikan kepada kita?
Berapa sering kita bersyukur atas nikmat-Nya?
tapi yang ada kadang kita masih ngeluh
‘'kok kayak gini'’ ya….
Berapa kali Allah memanggil kita untuk mendekat kepada-Nya?
Berapa sering kita menyombongkan diri berpaling dari-Nya?
dan gitu kita merasa benar dan bangga
" aihhh lu ndak gaul cuuyy “ …
Berapa banyak harta dan waktu yang Allah titipkan kepada
kita?
Berapa banyak yang kita sedekahkan di jalan-Nya?
aahhh nantilah masih lama kok, "Slow jaa" uang juga
pas pasan gini"ntarlah blm kaya, duluan jaa"
Berapa sering pertolongan-Nya datang membantu kita?
Berapa sering kita menganggap semua keberhasilan adalah
karena usaha kita semata?
gitu ya kalau sudah sok sokan, sok pintar, sok kaya..
"ini jerik payah gue cuuyy”
Berapa banyak kalimat-Nya yang terucap oleh lisan kita?
Sebandingkah jumlahnya dengan kata-kata kotor yang membasahi
bibir kita?
mending dijaga " lu sok suci, sok alim"
Perah
ndak kita berangan….?
Bersambung …..
Minggu, 28 Agustus 2016
# Tulus Kasihmu
Kasih yang terdalam diberikan tanpa pamrih
Dibalut cinta yang tulus dengan setulus tulusnya
Memberikan keteduhan jiwa yang ternaung di hati
Keistimewaan yang telah diberikan kepada raga ini
Ketulusan kasih sayang yang mendalam
Ribuan ketulusan yang tak tahu sampai kapan dapat membalas
Menjadikan diri ini hidup didunia
Menapak langkah penuh kesyukuran
Dihadirkan dikeluarga kecil membahagia
Dengan cinta dalam membungkusnya
Indah yang kini terasa
Dengan hati yang seakan menggembira
Merasakan ketenangan yang mendamaikan
Setulus cinta dan kasihku nanti
Yang akan mencoba kuberikan
Untuk engkau sang teladan
==========================================================
# Sang Teladan
Raga
ini tertatih pilu disini
Mencari
arti dari sebuah hadirku disini
Menyelami
hidup yang mendewasa
Berupa
alur untuk bekal cerita nantinya
Sang
teladan yang semakin kuat sehatnya
Tak
hentinya memberi teladan untuk berjalan nantinya
Belajar
menjadi yang utama di sebuah keluarga
Belajar
meneladan dari sang teladan tercinta
Terimaksih
ku kepada Rabb pemilik cinta
Engkau
hadirkan jiwa ini bersama keluarga yang membahagia
Bersama
indah-Mu menciptakan malikat penjaga hati tercinta
Cintailah
kami dengan besarnya cinta yang kini hadir disini
Terimaksihku
kepada engkau
Rabb
ku dan orangtua ku.
==========================================================
Kamis, 25 Agustus 2016
# Untaian Penyemangat
"Jadilah kalian orang-orang yang :
Paling kokoh sikapnya
Paling lapang dadanya
Paling dalam pemikirannya
Paling luas cara pandangnya
Paling rajin amal-amalnya
Paling solid penataan organisasinya
Paling banyak manfaatnya.“
"Kebaikan adalah cinta, dan cinta akan meminta semuanya
dari dirimu.
Sampai pikiranmu, sampai perhatianmu.
Berjalan, duduk dan tidurmu.
Bahkan ditengah lelapmu, isi mimpimu pun tentang kebaikan “
“Teruslah bergerak, hingga kelelahan itu lelah mengikutimu.
Teruslah berlari, hingga kebosanan itu bosan mengejarmu.
Teruslah berjalan, hingga keletihan itu letih bersamamu.
Teruslah bertahan, hingga kefuturan itu futur menyertaimu.
Teruslah berjaga, hingga kelesuan itu lesu menemanimu.”
(K.H. Rahmat Abdullah)
# Menjalani dengan tulus
Semua telah terangkai merajut indah
Berjalan dengan yang ditakdirka-Nya
Seiring dengan hal yang akan
terjadi
Semua telah tertulis syahdu di
jalan-Nya
Rangkaian kata serta merta menjadi
seuntai bait
Sebuah prosa atapun sebuah puisi mempesona
Yang didalamnya terlutis indah
atuapun sedih
Dan itu menjadi tapak jalan dalam meniti indah
Yang mesti difahami dari sebuah
risalah
Menjalaninya dengan tulus tanpa lelah
Bertapak dengan kebenaran
diatas-Nya
Menjadi sebuah keindahan untuk nantinya
Rasa penuh syukur atas semua
kehendak-Nya
berjalan mengalir terbuai syahdu
Menjalani-Nya dengan tulus
Rabu, 24 Agustus 2016
# Maha kuasa atas segala sesuatu
Nyawa yang terhadir
dengan raga yang kini berada
Menyemai sisi kehidupan
yang semakin menyata
Karena, dengan maha
agungnya
Semua bisa dibuatnya
Karena yang haq hanya
untuk-Nya
Sejatinya
manusiaterhadir sebagai kholifah
Untuk dirinya
memperbaiki dan semesta
Mengerti atas
terciptanya merintih hadir dibuka bumi
Atas semua yang telah
dicipta d dirasa
Tanpa adanya sang maha
penghidup segala yang ada
Tak akan tereka
hadirnya raga dan nyawa untuk bersama
Bertapaklah sesuai
aturannya
Bertapaklah dengan
koridornya
Untuk menyamankan,
menentramkan yang ada di jiwa
Karena sejatinya kita
tercipta atas kehendak dan hanya untuk Nya
“ Yang
demikian itu, karena sesungguhnya Allah, Dialah yang haq dan sesungguhnya Dialah yang menghidupkan
segala yang mati dan sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu,” Al Hajj - 6
==========================================================
Senin, 22 Agustus 2016
# Untuk menggapai syurga-Mu
Segala yang ada dalam
diriku
Ini semua adalah milik-Mu
Tunjukan aku jalan
lurus-Mu
Untuk menuju kepada-Mu
Terangilah setiap langkahku
Untuk menggapai syurga-Mu
Karena hanya engkau Illahku
“ Orang-orang yang mereka seru itu,
mereka sendiri mencari jalan kepada Tuhan mereka. siapa di
antara mereka yang lebih dekat (kepada Allah) dan mengharapkan rahmat-Nya dan
takut akan azab-Nya; sesungguhnya azab Tuhanmu adalah suatu yang (harus)
ditakuti “. (Al Israa' – 57)
================
# Untuk menggapai syurga-Mu
==============================================
Segala yang ada dalam
diriku
Ini semua adalah milikmu
Tunjukan aku jalan
lurus-Mu
Untuk menuju kepada-Mu
Terangilah setiap langkahku
Untuk menggapai syurga-Mu
Karena hanya engkau Illahku
“ Orang-orang yang mereka seru itu,
mereka sendiri mencari jalan kepada Tuhan mereka. siapa di
antara mereka yang lebih dekat (kepada Allah) dan mengharapkan rahmat-Nya dan
takut akan azab-Nya; sesungguhnya azab Tuhanmu adalah suatu yang (harus)
ditakuti “. (Al Israa' – 57)
# Nuruttaqwa
Kini wajahmu
telah baru
Semerbak
wangi dan indah pakaianmu sekarang
Lingkungan
disekelilingmu pun tak mau kalah
Mereka
menampakan keindahan yang juga menajupkan
Saat mata
ini menengok untuk melirikmu di atas
Begitu
cantik menawan kau tampakan
Dengan
cahaya yang benerang kau pancarkan
Menambah
kesejukan hati saat melihatmu
Tampaknya
kau disini yang baru merias diri
Demi memikat
para sang pemilik hati
Bisa sejenak
menyinggahi ditempatmu ini
Namun,
Tralis itu
rupanya masih saja menjulang tinggi
Seakan
mengekangmu agar tak dapat disinggahi
Ditambah
pengawal pintu yang kadang membenci
Melihat sang
pemilik hati beringin menyinggahi
wahai engkau
yang baru
Nurutaqwa.
Langganan:
Postingan (Atom)