KUAT MENJERAT

kokohnya sekuat tekad
memberi rasa menguat menjerat

Kamis, 21 Februari 2019

# Merasai Rasa


Coba semua kita rasai, setiap rasa dalam segala denyut kehidupan kita, nafas kita yang mendayu indah masuk memberi oksigen kedalam seluruh tubuh kita, yang semua merupakan segala bentuk nafas panjang indah tersemat didalam relung dada, mendayu keindahan dalam rasa atas segala sesuatu yang dikehendak-Nya.

Coba kita rasai,  kesehatan yang hadir didalam hidup kita, memberi sebuah kenikmatan yang tiada tara, sehingga dalam keseharian kita dapat melakukan segala gerak gerik langkah sesuai dengan hati kita, dan sungguh mulia kita pada saat apa yang kita ingini dalam niatan berbuah dengan ridho-Nya yang selalu menyertai kita.

Coba kita rasai,  indahnya keluarga kita, sang bijaksana yang terhadir dalam kehidupan kita, indahnya ia dalam mengasuh, mendidik dan membesarkan kita, dengan cinta dan kasih sayangnya ia hadir dalam setiap kesedihan kita, ia hadir dalam segala kebahagiaan kita, sehingga wujud rasa indah tersebut patutulah kita jaga, sehingga patut untuk kita sebagai seorang anak darinya memberi rasa yang juga indah membahagia untuk nya pun di dunia ataupun di akhirat nantinya.
Coba rasai, dalam setiap hari paginya, saat mata terbangun dari lelap, mengambil wudhu untuk berserah pada-Nya serta rasa nikmat serasa muncul bersama kedamaian membelai jiwa, dibersamai juga oleh kemicau merdu burung sahut membersama dan tetesan embun angun membelai dedauanan, sesara nikmat teduh damai dibuat-Nya.

“Maka nikmat Allah yang mana, yang kita dustakan”

Satu lagi lembaran rasa untuk hidup kita, yang harusnya kita pahami untuk apa sehingga kita terlahirkan didunia, sehingga sejatinya kita teramanahkan untuk menapak langkah menuju kebaikan atas segala bentuk kehendak-Nya, memberi nilai sempurna atas segala rasa yang terlah teridhoi dalam kehidupan kita, serasa dengan prasangkan kita yang selalu harus selalu membaik kepada-Nya.
Menjadikan seorang hamba yang tertempa dengan baiknya, mengasah segala laku budi dan akhlaknya, sehingga ujung perjalanan kata taqwa ada didalam hati kita.

“ Karena sejatinya hidup kita, nafas kita, denyut jantung kita, dan segala bentuk keindahanya merupakan senandung karunia yang terukir dalam setiap kehedak dan takdir-Nya ”


Untuk itu, rasa syukur kita harus selalu terpupuk dengan baiknya, terjaga dengan indahnya, sehingga dalam bermakna merasai tapak kita akan membawa kebahagiaan hati dengan hati terteduh, terdekap merasai semua nikmat-Nya.

Fabiayialaa irobiikumaa tukadzibaan



Jumat, 15 Februari 2019

# Relung untukku

Senyuman yang bisa menghiasi hati
Yang selalu juga engkau beri
Terhiasi hingga kedalam relung hati
Hingga diri ini juga mengerti
Cinta yang engkau beri murni

Engkau adalah hangatku
Memelukmu akupun mampu
Selimuti dalam setiap hidupku
Hingga diripun tahu
Engaku pelindung diriku

Selasa, 12 Februari 2019

# Hingga waktu


Terdengar lirih lantunan
Memerdu dalam setiap untaian

Hingga waktu kan menjawab
Pertemuan ku dan dirimu

Hingga sampai kini 
Aku masih ada disini


Sabtu, 09 Februari 2019

# Menjadi bukti



Sungguh Indah ciptaan yang terhadirkan
Hal yang tak pernah terdengar dalam lamunan
Gemelegar terdengar merdu di dalam diri ini 
Hingga melamunkan rona merah yang ingini tuk dinanti

Engkau yang sunggu maha merajai
Yang dengan segala kehendak kan menjadi
Untuk menjadi bukti yang harus orang mengerti
Bahwa harusnya hanya kepada-Mu kan berbakti

Duhai hati,
Semoga engkau selalu mengerti
Tampak yang kini merasai untuk direnungi
Bahwa milik-Nyalah segalanya yang ada di hati


Kamis, 07 Februari 2019

#Merah melamun


Menghadir sapa untuk rasa dihati ini
Membuai dalam bingkai yang meluas terhampar
Rona yang tampak malu – malu mengiringi
Menghadirkan lamunan merah yang juga mempesona

Serasa rasa juga tertiup mesra
Menghinggap serasa pada hati terasa
Dijauhan sana juga terdengan gemelegar menyapa
Rona lamunan menjadi lebih pekat oleh kehadirnnya

lamunan itu,
Menjadi saksi oleh hadirnya yang sungguh tak disangka
yang akhirnya mengindahkan mesti sulit untuk dibayang
Merasai mesra dekapan lembut yang menghinggap tersapa

rona merah melamun itu,
saat menyingsing ia mengiring

Kamis, 31 Januari 2019

" Niat, Fikir, Bicara, Perilaku Orang Beriman "



Bagi orang yang beriman, tidak ada sesuatupun yang lebih dirindukan hanyalah keridhoan Allah dan cinta-Nya
Saat semua telah terkendali oleh nikmatnya iman dalam setiap langkah, buah fikiran, bicara dan perilaku yang terniatkan dalam wujud aktivitas keseharian akan berbuah nilai-nilai kebaikan oleh-Nya.
Karena orang beriman dalam mengatur seluruh hidupnya sesuai dengan aturan Al-quran dan juga sekuat tenaga berjuang gigih untuk melaksanakan dengan begitu kehati-hatian. Bahkan coba bayangkan, setiap pagi hari sampai tidur kembali hanyak memiliki niat, bicara, berperilaku berdasar nilai-nilai Al-quran.
Niat yang selalu baik
Tutur kata yang selalu baik
Akhlak turut budi lakunya yang senantiasa juga baik olehnya, akan tercermin pada bagaimana ia memandang hidup, hidup sekarang dan hidup setelah mati dengan baik.

“Karena berimannya orang beriman akan melaksanakan secara totalitas penuh ikhlas untuk cinta dan ridho-Nya “

Perlu kita contoh dan ketahui sebagai sebuah rahasia dan berita gembira bagi orang beriman dengan sebaik-baiknya iman.
Allah Azzawajallah mengungkapkan dalam Al-quran [Q:S At-Taubah 99],  bahwa apa yang bibelanjakan akan menjadi cara untuk mencapai kedekatan dengan-Nya. degan demikian bagi orang yang beriman memberikan apa yang dicintai dan melebihi keperluan kepda orang-orang yang miskin tidaklah sulit, tetapi merupakan kesempatan berharga untuk mebuktikan bahwa ia adalah orang yang taat dan cinta kepada Allah.
Oleh karena itu, alangkah mulianya kita dari remaja telah mengerti dan mengetahui, bahwa jika niat, fikiran, bicara dab perilaku yang kita lakuakn dengan baik dan bernilai isitimewa diwajah Allah, tetntunya kita kan dijadikan hamba yang istimewa dimatan-Nya.

Catatan :
Niatkan yang baik
Bicara yang baik
Berperilaku dan berakhlak yang baik
Baikin aja :D

Rabu, 30 Januari 2019

" Sang Bijaksana "



Pernahkan kita merasa dekapan mesra penuh kasih sayang, kecupan lembut penuh cinta, menimang penuh mesra, bersahaja tanpa pamrih yang diberikan terbaik untuk kita.
Pernah kita merasakan kasih sayang yang tiada taranya, mendekap saat rasa dingin menyengat, meneduhkan saat hujan dan panas menyapa. Sampai kapanpu kita pasti merasakan kasih sayang dari sang bijaksana yang begitu sangat luar biasa besarnya.
Coba lihat, anak - anak yang dididik dan dibesarkan dengan penuh cinta dan kasih sayang serta patokan agama yang menguatkannya, maka akan terhadirkan ia sebagai anak yang sholeh / pun sholehah, berakhlak, beradab serta cerdas dalam fikir dan jiwa, dan coba kita lihat sebaliknya, jika anak-anak yang dididik dan dibesarkan tak ada rasa kasih sayang dan bahkan naungan agama juga tak diberikannya, maka ia akan menjadi anak yang lalai dan juga berhati keras adanya.
Karena jika rasa cinta dan sayang dari sang bijaksana ada untuk kita, betapa begitu gembiranya hati dan indahnya jiwa kita
Horizontal Scroll: “ Karena dengan kasih sayang sedih menjadi semangat
Karena dengan kasih sayang dingin menjadi hanyat
Karena dengan kasih sayang lemah menjadi kuat “
Sang bijaksana yang memiliki rasa kasih sayang kepada anaknya tentunya menjadi seorang teladan dalam keluarga yang menghadirkan suasana indah dalam dada selaras dengan cinta dan agama
Sang bijaksana yang memiliki rasa kasih sayang kepada anaknya tentunya akan membentuk nilai akhlak yang baik dalam didikan perilaku nya
Kita sebagai anak yang dibesarkan dengan rasa kasih sayang, cinta dan agama, tentunya akan merasai keindahan itu semua, lembut dalam menegur, sopan dalam berkata, indah dalam bertingkah. dan nantinya kita kelak juga menjadi orang tua kan menjadikan cinta dan kasih sayang tercipta dalam keluarga dengan kokohnya agama didalamnya.
Nabi muhammad bersabda :
“ orang - orang yang berkasih sayang memperoleh kasih sayang Allah SWT. Sayangilah yang ada dibumi maka kalian pasti memperoleh kasih sayang dari yang dilangit. Kekerabatan yang erat kaitanya dengan kata rohmat (belas kasih) yang berasal dari Allah. Barang siapa ,menajaga hubungan kekerabatan ia akan dijaga hubungannya dengan Allah, dan barang siapa yang memtuskan hubungan kekerabatan, ia akan diputuskan hubungan dengan Allah ”
Sang bijaksana yang sekarang menghadir tentunya menjadi anugrah terindah yang kini kita miliki, berbaiklah, bertaatlah saat segala yang dididiknya bernilai kebaikan dunia dan akhirat untuk kita. Contohlah, ikutilah, baktilah, taatilah kepada beliau sang bijaksana (kedua orang tua) kita.
Horizontal Scroll: “ Sayangilah yang ada dibumi maka,  kita pasti memperoleh kasih sayang yang ada dilangit ”


# Cinta Kasih tanpa batas

Ibu,
Ibu engkau begitu berharganya bagi diri
Cinta yang terhampar  luas engkau telah berikan kepada diri
Engkau mengandung diri dengan sabarnya
Engkau lahirkan dan besarkan diri dengan kasih sayang seutuhnya

Bapak,
Engkau beri pelajaran hidup seorang laki laki
Engkau ajarkan disiplin diri dalam menyikapi hidup ini
Engkau pun juga sangat mencintaiku dengan sepenuh hati

Diri ingat betul senyummu (orang tuaku) dalam bersabar saat diri sering salah
Diri ingat selalu rasa cinta kasih mu (orang tuaku) yang besar diberikan kepada diri

Diri berjanji,
Untuk membahagiakanmu (orang tuaku)
Diri kan memperbaiki diri untuk menjadikan setiap amal diri yang diri lakukan sebagai juga amal - amalmu (orang tuaku)
Setiap diri membaca Al-Quran dan setiap aqlak amal akan diri persembahkan kepada engkau (orang tuaku)
Dan yakinlah, sungguh diri ini mencintai mu (orang tuaku)

" Berpasangan dan menyempurnakan "

Allah menciptakan lelaki dan perempuan pun berbeda
Dengan fisik, karakter  yang berbeda
Bahkan secara sifatpun juga berbeda

Namun, perbedaan kan membuat saling menguatkan
Perbedaan kan membuat saling membutuhkan
Sehingga IA menjadikannya saling berpasangan dan menyempurnakan

Sabtu, 24 September 2016

# Sejuk merangkul


Pagi sejuk terhadir dengan kehendakNya
Menghiasi rasa dalam hati dengan anggunya
Membersamai setiap tapak dalam harinya
Genggam hati erat dalam taqwa kepadaNya

Senyum sapa hadir dihati untuk hari ini
Sejuk sekali hari ini
Membawa angin dingin yang menusuk sampai ke hati
Bersama penenang yang indahnya sealalu dihati

Pagi yang menyapa dengan keridhoan hati
Menguntai doa untuk kebaikan hidup ini
Terucap dengan hati yang ikhlas mengapdi
Memuji Dipagi ini

Bersama sejuk merangkul

Selasa, 20 September 2016

# Sang Juara


 Usaplah keringat yang menetes membasahi diri
Angkatlah keatas dagu yang tertunduk layu
Bangunkan semangat juang hingga membara
Yakinlah,  pastikan inilah puncak segalanya
berbanggalah karena kita 
adalah

“Sang juara”

Janganlah menyerah, berbanggalah
Karena kita.....

Adalah :

“Sang juara”

Kamis, 15 September 2016

# Indahnya Melingkar sore ini


Senang hati bertemu sang penguat hati
Dilingkaran ini sama untuk penguatan hati
Menambah keimanan pada hati dengan kerabat sejati

Semua ini adalah Wasilah
Sarana untuk menjadikan wadah solusi hati
Menjadikan tempat pemantik hati
Untuk tetap tumbuh berkembang bersama sang pemilik hati

Kokohkan hati kami
Untuk menyelami sanubari
Menjadi lapang hati dengan sang pemilik hati
Menyatu berhati dalam menggapai ridho illahi


Indahkan …:D

Rabu, 14 September 2016

# Hatur


Dalam sejenak hati bercengkrama
Meluap luap membahagia terasa
Keindahan melingkupi rasa nyaman bersua
Dalam sejenak hatur cinta dalam taqwa

Hati mendekap hangat hadirkan ini
Jiwa bertatih rasa untuk selalu mengindahi
Dalam rasa serasa sama menghinggapi
Dalam cinta mencinta rasa dilubuk hati

Dalam segala terasa membahagia
Dalam seluas cinta menghiasi rasa
Ingini selalu indahnya ddalam taqwa 

Senin, 12 September 2016

# Bersama ?


Bagaimana caranya menjelaskan ini semua
Rindu kepada seseorang yang entah siapa dan dimana

Untukmu yang jauh disana, terkadang mata ini iri kepada hati,
Karena kau ada dihatiku namun tak tampak dimataku
Aku tidak memiliki alasan pasti mengapa sampai saat ini masih ingin menunggumu
Mesti kau tak pernah meminta untuk ditunggu

Hati ini meyakini bahwa kau ada, mesti entah dibelahan bumi yang mana
Yang pasti, aku kan menyempurnakan hidupmu, denganmu disini, disisiku

Maka, saat hatiku telah mengenal fitrahnya
Aku akan mencintaimu dengan cara yang dicintai Rabb kita
Sekalipun kita belum pernah berjumpa

Mungkin sekarang kita tengah melihat langit yang sama
Tersenyum menatap rembulan yang sama

Disanalah tatapanku dan tatapanmu kan berjumpa

Sabtu, 10 September 2016

# Sang Maha


Seiiring waktu berlalu
Tangis tawa dinafasku
Hitam putih dihidupku
Dan segala Jalan ditakdirku

Tiada satu tersembunyi
Tiada satupun terlupa
Engkaulah yang menjadi saksinya

Engkau yang maha melihat
Engkau yang maha mendengar
Engkau yang berhak atas segalanya

Andai bisa ku mengulang
Waktu yang terbuang sia sia
Engkau yang maha pemberi maaf
Padamu selaluku bertasbih
Memohon ampun

Atas segala khilafku

Jumat, 09 September 2016

# Ber tatap dengan ka’bah


Tertalut dalam sebuah kisah
Yang teriring dalam sebuah cerita
Menghadir dalam keindahan rasa
Tumpah ruah dalam naungan cinta

Kerinduan yang hinggap menyapa
Inginkan jiwa menatap dengannya
Bersama romantisme keindahhan menyata
Temukanlah diri ini dengannya

Dengan nama-Mu ya Rabbi
Naungkanlah rahman dan rahim-Mu
Yang nikmat terasa maknanya sepanjang masa

Dengan nama-Mu ya Rabbi
Diri ini untuk memenuhi panggilan-Mu
Serta memenuhi panggilan jiwa ini

Ber tatap dengan ka’bah-Mu

Kamis, 08 September 2016

# Guruku


“ Digugu lan ditiru “

Kagum ku kepadamu
Sudah tertaut berapa tahun
Engkau dulu hadir pertama kali di sekolahku
Membawa motor secoter kodok merwarna merah
Dengan julukan khas kami memangilmu “Bu Bajaj”

Saat sekarang engkau menua dan ku tumbuh dewasa
Engkau masih saja mengenal namaku
dika “... ucapnya
Sungguh terkejud, saat nama itu terlontar di hadapanku
Ya bu “ dengan senyum manis ku sapanya juga

Terelihat paras yang dulu cantik sekarang sudah menua
Tapi engkau masih saja ingat namaku

Dengan paras dan suara yang sudah berbeda
Engkau guruku
Patut untuk di gugu lan ditiru


Semoga sehat sesalu Bu...  :D

Rabu, 07 September 2016

Terlelah


Letih dalam rasa menyelimuti kehendak batin
Dilema hati terkadang  juga ikut mengikis rasa menyala
Ingini yang terbaik dalam pijakan rasa dijiwa
Dalam setiap denyutan jiwa mengalir bersama taqwa

Senja terkadang bersamai heningnya jiwa
Merasai disetiap baitnya
Kuharap engkau baik adanya
Teguh dalam berpijak bersama-NYA

Biarkan rasa menjadi rasa
Biarkan gundah menjadi pelipur lara
Kehendak baik juga kan menjaga
Karena bersama-Nya hati tentram adanya



Baru menahu


Merasai dalam kehendak yang ikut mengadu
Ada dalam dada yang terasa mempilu
Memerdu bersama sahutan jiwa mengadu
Yang ada didalam setiap rasa mensyahdu

Baru menahu,
Tapak yang merasai dalam keindahan rasa
Berpijak tulus dan ikhlas bersama sejiwa
Mengingini serasa yang membersama
Mengikat indah dan juga penuh mesra adanya

Baru menahu,
Biarlah rasa itu terus tanpa hentinya
Menghujam menjadi hujjah dalam jiwa
Tuk membersama dalam keindahannya

Tuk bersama dalam ikatan rasa sesama

Senin, 05 September 2016

# Saling berbagi


Indah terasa hati ini saat bisa bersama
Menoreh kebahagiaan dengan mereka yang tak semudah kita
Tersenyum bersama dengan hati yang penuh gembira
Hal yang tak pernah bisa terlupa untuk selamanya

Bulan tampaknya sangatlah terang membersamai kita
Ditambah taburan bintang yang tak mau kalah benerangnya
Menambah kehangatan bercengkrama kita
Seolah, meraka senang melihat kita ikut tersenyum bergembira

Semoga diumur nanti bisa bertatap kembali
Bersama kalian yang luar biasa
Menjalani hidup penuh syukur apa adanya

Semoga berkah

Bismillah lillah insya allah berkah

Minggu, 04 September 2016

# Sejuk merangkul


Pagi sejuk hadir dalam setiap sapanya
Disini ini dengan tempat sedikit plosok kedalamnya
Hadir untuk menambah insan yang berkaqwa kepada-Nya
Saat adzan subuh seru berkumandang bersahutan bersama

Senyum sapa hadir dihati untuk waktu ini
Sejuk sekali dihati ini
Membawa angin dingin yang menusuk sampai ke hati
Bersama keindahan bintang yang kehadirannya pun akan pergi

Keheninganpun tampaknya hilang saat dengkuran sahut ayam bersiul
Cahaya merah dari timur yang juga tampak menampak
Dibawah langit yang bersujud semua untuk memuji asma-Mu
Dengan kerendahan hati berharap cinta dan kasih-Mu

Pagi yang menyapa dengan keridhoan hati
Menguntai doa untuk kebaikan menatih hidup
Terucap dengan hati yang ikhlas
Dan semua akan teridhoi untuk-Nya


Dipagi ini dengan sejuk yang merangkul

# Wahai diri


Diri ini  yang bercermin disini
Melihat wajah yang tak asing untuk diri
Hatinya pun juga mengetahuinya dalam diri
Baik buruk yang ada pada wajah dicermin ini

Kutatap matanya dengan tegas penuh keberanian diri
Pasti bisa untuk merubah diri
Tanpa merubah wajah ini
Akhlaq, percaya diri pasti bisa untuk merubah ini

Wahai diri,
Yakinlah dalam setiap langkah diri
menapak tegap penuh percaya diri


Sapa, taat kepada-Nya dalama hati

Jumat, 02 September 2016

# Cinta Kasih tanpa batas 2


Tapi yakinlah,
Hati ini sungguh mencintai 
Doakan anakmu ini dalam memperbaiki diri
Maafkan segala kesalahan
Diri ini kan menjadi anak laki yang baik untuk mu dunia akhirat

“ Dan Rabbmu telah memerintahkan agar kamu jangan meyembah selain Dia, dan hendaklah kamu berbuat baik kepada ibu bapak. Jika salah seorang diantara keduanya atau kedua-duanya sampai usia lanjud dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engEngkau mengatakan kepada keduanya perkataan “ AH" dan janganlah kamu membentak kesuanya dan ucapkanlah perkataan yang baik. Dan rendahkanlah dirimu kepada kuduanya dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah “Wahai Rabbku sayangilah keduanya, sebagaimana mereka berdua telah medidik aku pada waktu kecil ” (Al-Isra : 23-24)


===================================================

Kamis, 01 September 2016

# Cinta Kasih tanpa batas (1)


Ibu,
Ibu engkau begitu berharganya bagi diri,
Cinta yang ku tumbuhkan hanya sedikit jengkal dengan cinta yang engkau telah berikan kepada diri
Engkau mengandung diri ini dengan sabarnya,
Engkau lahirkan diri ini dengan oprasi sesar yang kala itu engkau ceritakan betapa sakitnya
Dan engkaupun perlihatkan sayatan itu diperutmu betapa tercengang hati ini yang belum bisa mencintai seperti besarnya cintamu kepada diri

Bapak,
Engkau beri pelajaran hidup seorang laki laki
Engkau ajarkan disiplin diri dalam menyikapi hidup ini
Engkau pun juga sangat mencintai diri ini
Engkau ajarkan diri ini naik sepeda, merangkai layang layang, dan masih banyak yang telah engkau ajarkan untukku anakmu laki laki satu satunya ini

Ku ingat betul senyummu orang tuaku, dalam bersabar saat diri sering melakukan kesalahan
Ku ingat selalu rasa cinta kasihmu orang tuaku, yang besar engkau berikan kepada diri ini

bersambung ...



==========================================================

Selasa, 30 Agustus 2016

# Peran ndak kita berangan 2

==========================================================          

Seberapa banyak dosa yang kita buat setiap hari?
Berapa banyak ibadah yang diterima?
gitu jaa masih ngeluh 
"Aduhh ribet banget sihh"

Masihkah kita merasa bangga dengan perilaku kita yang semakin terbuai kehidupan dunia?
pilih saja sih, baik atau buruk ….
Silahkan   
'Allah maha melihat '…

Apakah kita merasa cukup dengan keimanan kita yang begitu lemah?
cukup kah ? 
" tanyakah ke hatimu"

Pernah ndak kita berangan ?

Yuk berdoa :
Ampuni kami Yaa Allah..
Sungguh Engkau Maha Pengampun dan Engkau senang mengampuni hamba-hamba-Mu yang bertaubat..



End ---